Rabu, 06 Juni 2012

Ini Tidur Siang Paling Berbahaya di Dunia

 
Oregon Bagi pecandu adrenalin Brian Mosbaugh, tak pernah ada kata puas dalam mencari tantangan. Semua hal berbahaya sudah dicobanya, termasuk tidur bergelantungan di atas tali yang digantung dengan ketinggian 2.000 kaki.

Aksi Brian ini diabadikan oleh rekannya yang berprofesi sebagai fotografer Tyler Roemer. Brian saat itu sedang tidur siang di atas seutas tali di Yosemite National Park, Amerika.

"Brian adalah seorang teman yang baik dan seorang pendaki yang sangat berbakat," ujar Tyler seperti dilansir The Sun, Kamis (7/6/2012).

Menurut Tyler, sangat sulit untuk melakukan aktivitas Brian. Dia harus membangun struktur talli yang aman, di tengah lokasi yang sukar untuk dijangkau.

"Ini adalah gaya hidup spontan yang membuat saya semakin tertarik pada fotografi petualangan," ujarnya.

Anda tertarik mencoba?
Source

Senin, 04 Juni 2012

Getaran Gempa di Sukabumi Sangat Kuat, Cermin di Dinding Bergoyang

Jakarta Gempa berkekuatan 6,1 SR yang terjadi pukul 18.18 WIB, Senin (4/6/2012) dirasakan sangat kuat di kota Sukabumi, Jawa Barat. Cermin yang menempel di dinding saja bergoyang. Para warga langsung keluar rumah saat gempa terjadi.

"Cermin di dinding rumah saya sampai bergoyang, berbunyi krek..krek," kata warga Sukabumi, Slamet Maryono saat dihubungi detikcom.

Slamet tinggal di Jalan Cipelang Leutik, di kawasan kota, tidak jauh dari Balaikota Sukabumi. Menurut Slamet, warga di sekitar rumahnya tampak keluar rumah begitu ada gempa terjadi. "Tapi sekarang sudah masuk ke rumah lagi. Saya sudah di depan internet ini," kata Slamet.

Menurut Slamet, sebelum getaran gempa yang sangat kuat, sebelumnya ada getaran gempa yang kurang kuat. "Selang beberapa detik, kemudian baru ada getaran yang lebih kuat itu," ujar dia.

Berdasarkan data BMKG, gempa ini berkekuatan 6,1 SR dengan pusat gempa di koordinat 7.99 LS-106.19 BT sekitar 121 KM dari Sukabumi. Pusat gempa di kedalaman gempa sekitar 24 km. Gempa dirasakan hingga Bandung. Gempa ini tidak berpotensi tsunami.
Source

Minggu, 03 Juni 2012

Tak Bayar Hotel Rp 69 Miliar, Putri Arab Saudi Tertangkap Basah


 
Jakarta - Salah satu Putri dari Saudi Arabia ketahuan berniat kabur dari hotel Shangri-La di Paris tanpa membayar tagihan 6 juta euro (Rp 69,3 miliar) untuk kamarnya.

Hal tersebut diungkapkan kepolisian setempat pada hari Sabtu kepada harian Le Parisien yang dikutip Sydney Morning Herald, Senin (4/6/2012).

Putri tersebut bernama Maha Al-Sudani, mantan istri Pangeran Arab Saudi, Nayef ben Abdel Aziz. Wanita itu berusaha kabur dari kamarnya pada pukul 3.30 pagi berbarengan dengan rombongannya yang berjumlah 60 orang.

Sontak saja petugas keamanan hotel tersebut melihat aksi mencurigakan di pagi buta tersebut dan memutuskan untuk menelepon polisi. Dalam laporan Le Parisien itu, duta besar Arab Saudi langsung turun tangan.

Menurutnya, Maha Al-Sudani punya kekebalan diplomatis di negara tersebut. Ketika dihubungi secara terpisah oleh AFP, direktur hotel mewah di Paris itu, Alain Borgers, mengatakan sudah tidak ada lagi masalah dalam kasus tersebut.

Ini bukan kali pertama putri tersebut berulah. Pada tahun 2009, perusahaan fesyen terkenal di dunia, Key Largo, pernah mengambil jalur hukum lewat pengadilan untuk menagih utang 89.000 kepada sang putri.

Selain itu, hal yang sama juga dilakukan oleh Dior, Chaumet dan Victoria Casal yang pernah punya urusan kurang enak dengan sang putri asal Arab Saudi itu.
Source

Kamis, 31 Mei 2012

4 Kasus Heboh Anggota TNI Selama Dua Bulan Terakhir


 
Jakarta Dalam dua bulan terakhir, TNI menjadi sorotan. Bukan karena urusan militer atau perang, namun akibat kelakuan beberapa oknum yang terlibat masalah. Apa saja?

Dalam catatan detikcom, sedikitnya ada empat kasus yang melibatkan anggota TNI. Kasusnya bervariasi, mulai dari sikap arogan anggota TNI di jalanan hingga kasus narkoba.

Direktur Operasional Imparsial, Bhatara Ibnu Reza, juga mempunyai data serupa. Menurut dia, telah terjadi peningkatan kasus anggota TNI dalam dua bulan terakhir.

"Untuk 2 bulan belakang ini kasus penyelewangan oknum TNI semakin marak terjadi," tuturnya usai acara diskusi di Jakarta, Kamis (31/5).

Berikut keempat kasus tersebut:

1. Koboi Palmerah

Pada awal Mei 2012 lalu, seorang anggota TNI berpangkat kapten tertangkap kamera saat memaki-maki pemotor. Dia juga terlihat melayangkan pukulan dan mengacungkan pistol. Rekaman video itu kemudian diunggah di Youtube dengan judul 'Koboy Palmerah' karena lokasi kejadiannya berada di Palmerah, Jakarta Barat.

Belakangan diketahui anggota TNI yang di video tersebut bernama Kapten Arluthfi. Sementara si pemotor berinisial S. Menurut pihak TNI, keduanya sudah berdamai. Sedangkan Kapten Arluthfi, menurut panglima TNI, sudah diberi sanksi.

2. Anggota Bais Terlibat Narkoba

Anggota Primer Koperasi Kalta milik Bais TNI Serma A terlibat kasus penyelundupan 1,5 juta ekstasi asal China. Dia ditangkap petugas dari Badan Narkotika Nasional (BNN) di Pelabuhan Tanjung Priok. Oknum TNI tersebut terancam dipecat. Penangkapan digelar pada hari Senin 28 Mei. Saat itu, BNN menangkap 8 Orang, termasuk sang oknum TNI.

3. Aksi Marinir di 'Pondok Maksiat'

Pada Selasa (29/5), Satpol PP dan warga tengah menertibkan bangunan liar yang diduga bangunan tempat mesum atau 'pondok maksiat' di Padang, Sumatera Barat. Penertiban 'pondok maksiat' di Padang, Sumbar, pada Selasa (29/5), ricuh karena ada anggota Marinir yang memiliki warung di lokasi.

Tidak terima dengan penertiban itu, sang marinir dan kawan-kawannya lalu melabrak wartawan dan merampas memory card, kamera, dan lain-lain. Kini, 11 anggota Marinir yang terlibat sudah ditahan.

4. Geng Pita Kuning

Pada awal April lalu, terjadi serangkaian pengeroyokan terhadap warga sipil di kawasan Jakarta Utara dan Jakarta Pusat. Pelakunya, diduga puluhan oknum TNI yang berusaha membalas dendam atas kematian Kelasi Arifin Siri yang tewas dikeroyok geng motor di Jalan Benyamin Sueb, Jakarta Pusat.

Geng yang beraksi membabi buta itu mengenakan pita kuning di lengan. Hasil penyelidikan sementara, ada 4 oknum anggota TNI AD yang ditangkap. Sementara untuk pelaku lainnya belum ada perkembangan.
Source

FDR Sukhoi ditemukan dalam kondisi baik




Jakarta (ANTARA News) - Perekam data penerbangan (Flight Data Recorder/FDR) pesawat Sukhoi Superjet 100 yang jatuh di Gunung Salak Bogor ditemukan dalam kondisi baik, tidak seperti perekam suara kokpit (Cockpit Voice Recorder/CVR) yang sebelumnya ditemukan dalam keadaan hangus.

"Saya yakin FDR ini dalam kondisi bagus, karena CVR yang kita temukan kemarin meskipun hangus terbakar tapi datanya masih bisa dibaca," kata Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Tatang Kurniadi di Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, Kamis.

Tatang mengatakan KNKT akan mengunduh data dari FDR yang ditemukan dan menganalisis data-data dari bagian kotak hitam pesawat yang antara lain meliputi kecepatan dan ketinggian terbang pesawat.

Ia menambahkan, pembukaan FDR hanya membutuhhan waktu tiga sampai empat jam tapi analisis data dalam alat yang merekan data penerbangan selama 20 jam itu membutuhkan waktu lama.

Source

Selasa, 29 Mei 2012

Rokok Diperkirakan "Bunuh" 300.000 Orang Per Tahun


KOMPAS.com - Rokok sebagai salah satu "mesin pembunuh" diperkirakan telah menyebabkan kematian 300.000 orang per tahun di Indonesia, sedangkan di dunia diperkirakan jumlah itu meningkat menjadi 5,4 juta kematian per tahun atau 1 kematian tiap 6,5 detik.

"Lebih dari 80 persen perokok ada di negara sedang berkembang seperti Indonesia. Riskesdas (Riset Kesehatan Dasar) tahun 2010 menunjukkan prevalensi perokok adalah sebesar 34,7 persen," ujar Direktur Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan Ekowati Rahajeng di Jakarta, seperti dilansir Antara, Selasa (29/5/2012).

Rokok yang setiap batangnya mengandung lebih dari 4.000 jenis racun merupakan faktor risiko dari berbagai penyakit, di mana nikotin diketahui berkontribusi terhadap kanker paru-paru, hipertensi, penyakit jantung dan pembuluh darah, infertilitas pria, dan juga terhadap terjadinya disfungsi ereksi.

Prevalensi perokok di Indonesia sendiri tidak banyak berubah dari data Riskesdas tahun 2007 yang mencatat prevalensi perokok sebesar 33,4 persen. Namun, perhatian besar diberikan terhadap meningkatnya jumlah perokok remaja seperti dalam survei yang dilakukan Global Youth Tobacco Survey 2009 yang menunjukkan bahwa 20,3 persen pelajar SMP sudah merokok.

Dibandingkan dengan data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) tahun 1995, jumlah perokok remaja naik lebih dari dua kali lipat dimana peningkatan perokok pada remaja perempuan meningkat lebih pesat dibandingkan perokok remaja perempuan.

Jumlah perokok anak juga naik enam kali lipat dalam 12 tahun yaitu 71.126 anak pada 1995 menjadi 426.214 anak pada 2007.  Pemerintah, disebut Ekowati telah mengeluarkan kebijakan pengendalian rokok di Indonesia antara lain melalui UU No.36/2009 tentang Kesehatan.

"Di UU Kesehatan, pasal 113 mengatur mengenai pengamanan penggunaan bahan yang mengandung zat adiktif dan pasal 114 tentang peringatan kesehatan dan pasal 115 mengenai kawasan tanpa rokok," kata Ekowati merinci.

Namun peraturan pemerintah pendukungnya yaitu RPP Pengendalian Dampak Produk Tembakau yang telah dibahas sejak munculnya UU tersebut hingga kini belum juga disahkan oleh Presiden.
Kepala Biro Hukum dan Organisasi Kementerian Kesehatan Asril Rusli sebelumnya mengatakan RPP tersebut telah selesai pembahasannya dan tinggal menunggu disahkan, bahkan telah diagendakan dalam rapat terbatas kabinet dengan presiden namun belum juga disahkan.
Source

Pria Berkaos 'I Love Bali' Terekam CCTV Bandara Cengkareng Embat BB

Jakarta Awasilah selalu barang-barang Anda selama berada di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng. Seorang penumpang pesawat kehilangan BlackBerry Curve di bandara internasional. Syukurlah pencurian ini terungkap karena pelakunya terekam CCTV di Terminal 1 C.

Peristiwa ini terjadi Selasa (29/5) sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu Zulkifli, warga Palu, kehilangan BlackBerry. Dia sadar kehilangan HP itu saat pemeriksaan X-Ray terakhir di Terminal 1 C. Zulkifli melaporkan kehilangan itu ke petugas keamanan setempat.

Petugas lantas memeriksa rekamaan CCTV yang ada di Bandara. Ternyata HP-nya diembat oleh seseorang yang mengenakan kaos bertuliskan 'I Love Bali'. Petugas keamanan selanjutnya menunggu di pintu keluar keberangkatan Terminal 1 C untuk mencegat pengutil itu. Saat pria itu muncul, petugas memeriksanya.

Humas Polda Metro Jaya, Rabu (30/5/2012) menyatakan, pelaku pencurian dan barang bukti BlackBerry Curve diserahkan ke Polresta Bandara Soekarno-Hatta untuk proses penyidikan selanjutnya.