Tampilkan postingan dengan label Pesepakbola. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pesepakbola. Tampilkan semua postingan

Minggu, 08 Juli 2012

Pacari Bintang Porno, Satu Kisah Kagawa



MANCHESTER, KOMPAS.com — Meski Shinji Kagawa sukses bersama Borussia Dortmund, masih banyak yang penasaran tentang motivasi Manchester United (MU) membelinya. Faktor bisnis di Asia dianggap menjadi latar belakangnya. Beberapa pihak juga meragukan apa yang bisa dibawa Kagawa untuk klub sebesar MU.

Namun, yang pasti dia bermain bagus bersama Dortmund. Sebagai gelandang serang, dia juga tajam dan produktif. Ini cukup prospektif buat MU.

Yang pasti lagi, dia akan membawa banyak kisah glamor. Sebab, dia berpacaran dengan bintang porno yang juga asal Jepang, Ameri Ichinose. Ini bisa menambah prospek bisnis yang berkaitan dengan kaus dan aksesori tentang Kagawa, bisa juga jadi bumerang buat sang pemain dan klub.

Ameri Ichinose merupakan aktris yang cukup populer di Jepang. Dia juga terlibat dalam beberapa film untuk orang dewasa. Selain Ameri Ichinose, dia juga memakai nama Ayaka Misora dan Erika Kurisu. Menurut Daily Star Sunday, Ameri Ichinose termasuk terbuka dalam persoalan cinta dan seks.
Source

Kamis, 05 Juli 2012

Fabregas: Lindungi Penggemar Anak-anak



JAKARTA, KOMPAS.com - Pesepak bola profesional harus menjaga dan melindungi penggemarnya, terutama dari kalangan anak-anak. Perilaku para pesepak bola profesional, terutama di lapangan, bisa mengarahkan penggemar anak-anak berperilaku positif dan sebaliknya.

Hal tersebut diingatkan oleh anggota tim nasional Spanyol, Cesc Fabregas, dalam kunjungannya di Jakarta, Kamis (5/7). Selain bermain dengan baik, memperlihatkan kemampuan terbaik bagi tim, perilaku di dalam dan di luar lapangan juga merupakan sikap yang sering kali dicontoh para penggemar sepak bola, terutama anak-anak.

”Pesepak bola profesional tidak boleh bersikap sembarangan. Anda harus menjaga sikap. Penggemar anak-anak pasti menonton televisi dan melihat tingkat laku Anda di lapangan,” katanya.

Fabregas yang baru ikut mengantarkan Spanyol menjadi kampiun Piala Eropa 2012 di Polandia dan Ukraina, menegaskan, bagi pesepak bola profesional, penggemar adalah salah satu hal yang diutamakan. Berbicara dengan kata-kata kasar kepada media yang akhirnya sampai kepada para penggemar adalah perilaku yang harus dihindari.

Mantan gelandang serang klub Inggris, Arsenal, itu mengatakan, pendampingan orangtua selama menonton pertandingan sepak bola menjadi penting, terutama agar anak-anak mengambil sisi positif cabang olahraga ini.

Gelandang tim Perancis, Samir Nasri, adalah salah satu contoh pesepak bola yang mau mengakui kesalahan dan meminta maaf kepada para penggemar, terutama anak-anak. Permintaan maaf yang disampaikan gelandang serang klub Inggris, Manchester City, dalam akun media sosial Twitter resmi miliknya itu adalah salah satu bentuk tanggung jawab Nasri terhadap para penggemar, terutama anak-anak.

Contoh tersebut agaknya patut ditiru oleh pesepak bola yang berlaga di Indonesia. Banyak kesalahan yang dilakukan, hingga melakukan penganiayaan terhadap wasit, tetapi tidak disertai dengan tanggung jawab terhadap para penggemar, terutama anak- anak. Tak ada secuil pun permintaan maaf muncul dari pesepak bola Indonesia.

Fabregas dalam kunjungan keduanya ke Indonesia sempat melakukan pertandingan persahabatan dengan tim Garuda. Berlaga di Stadion Gelora Bung Karno, Fabregas dan kawan-kawan bermain imbang dengan tim Garuda, 1-1. Fabregas menyumbang asis bagi terciptanya gol Ilija Spasojevic pada menit ke-14.

Sementara gol tim Garuda tercipta oleh Samsul Arif pada menit ke-25 setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang Decky Ardian.

Indonesia takluk

Sementara itu, Andik Firmansyah dan kawan-kawan yang turun dalam laga perdana babak kualifikasi Piala Asia U-22 Grup E di Pekanbaru, Riau, Kamis malam, harus mengakui keunggulan Australia dengan skor 0-1. Gol tunggal Australia diciptakan oleh Anthony Proia melalui sundulan menjelang babak pertama usai.

Memasuki babak kedua, Andik dan kawan-kawan mencoba bermain lebih menyerang. Beberapa kesempatan emas diperoleh anak asuh Aji Santoso dan Widodo C Putro tersebut. Namun, hingga babak kedua selesai, kedudukan tidak berubah. Australia memperoleh angka penuh, tiga, atas tim Indonesia. (MHD)
Source